Review Drama Korea VIP “Drama Perselingkuhan Di Tempat Kerja”

0
57

Drama VIP bercerita mengenai pasangan suami istri yang bekerja untuk menangani pelanggan VIP di Sung Un Department Store. Park Sung Joon (Lee Sang Yoon) merupakan kepala tim yang membawahi istrinya sendiri, Na Jung Sun ( Jang Nara).  Park Sung Jun juga membawahi 4 orang lainnya, yaitu Lee Hyuna, Song Mina, On Yoo Ri, dan Ma Sang Woo. Tugas tim VIP adalah mencarikan barang yang diinginkan oleh pelanggan VIP serta memberikan pelayanan agar pelanggan merasa puas untuk berbelanja.

Tema mengenai perselingkuhan memang menjadi tema yang menantang dan sudah banyak pula drama yang mengangkat tema ini, namun drama VIP menjadi drama yang dari awal membuat kita bertanya-tanya siapa diantara karyawan perempuan di tim VIP yang menjadi selingkuhan Park Sung Jun. Karena banyak scene yang menyudutkan Lee Hyuna, Song Mina dan On Yoo Ri, seolah memang sutradara meminta penonton untuk menebak alur yang akan disajikan.

Drama VIP sebenernya menguras emosi karena ketidakmampuan Park Sung Jun yang tidak bisa tegas kepada orang lain, terutama kepada selingkuhannya. Penonton bahkan bisa sampai menghardik dan membenci tokoh selingkuhan Park Sung Jun karena selalu playing victim.

Cinta Yang Menghilang

Sejak awal episode, drama VIP memberikan penggambaran yang jelas bahwa sosok Park Sung Jun ini tipe ideal laki-laki dan suami yang bisa mencintai satu wanita dalam hidupnya. Tapi semakin lama, seolah penggambaran teori ukuran cinta pria 100 hingga 0 ini semakin nyata digambarkan oleh Sung jun. Score ini menggambarkan bahwa perasaan pria semakin bertambahnya waktu semakin berkurang, sedangkan untuk wanita sebaliknya.

Image

Peran Jungsun disini diawal episode memang penuh empati penonton, karena tipe wanita yang tahu kalau suaminya berubah, penuh curiga tapi gak punya bukti, merasa kalau hubungan yang sedang dijalani gak kayak seperti dulu. Adanya jarak, intensitas hubungan lewat ponsel yang berkurang, gak perhatian kayak dulu lagi dan merasa asing, lalu akhirnya menerka-nerka apakah cinta dia udah luntur termakan waktu? Padahal sebenarnya mungkin memang kita gak memahami orang lain, kayak yang Song Mina bilang “kita menganggap sebagian sifat orang yang kita lihat adalah sifat mereka yang sebenarnya”. Menurut filosofis Jepang, kita punya 3 wajah (persona): wajah menghadapi dunia mewujudkan sisi positif dalam diri, wajah yg ditampakan pada kerabat dan keluarga, wajah yang ditunjukkan hanya pada diri sendiri (pijar psikologi). Jadi mungkin sebenernya jangan-jangan diri ini emang ga begitu mengenal orang lain meskipun udah kenal sangat lama.

Kaca Yang Pecah Sulit Untuk Direkatkan Kembali

Rasa percaya itu adalah pondasi yang penting dalam suatu hubungan, dan Sungjun menghancurkan pondasi hubungannya dengan Jungsun.

Tapi yang lebih parah dari kondisi diselingkuhi adalah munculnya rasa menyalahkan diri sendiri “Kenapa sih dia pergi. Kenapa semua orang pergi meninggalkanku. Ku salah apa?” dan itu yang terjadi pada jungsun. Emosi yang diberikan dari tokoh Jungsun ini memberikan penggambaran tentang, hal yang paling menyakitkan dari mencintai seseorang berlebih yaitu menyalahi diri sendiri. Padahal yang salah ada Sungjun yang memang gabisa komitmen menjaga 1 hati. Tapi benar mungkin kata pepatah, rumput tetangga memang lebih hijau. Pundak orang lain emang lebih nyaman untuk bersandar. Karena pasti ada moment dimana ketika kita menjalin suatu hubungan, pasti mengalami krisis kan? Pasti ada rasa jenuh, pasti ada kondisi merasa bahwa semakin hari rasa cinta semakin pudar.

Image

Sebenarnya ketika Jungsun memberikan kesempatan kedua, rasanya memang dia yakin kalau itu gak mungkin, karena kepercayaan yang dia berikan ke Sungjun udah pecah. Hubungan Sungjun – Jungsun ini sebenarnya udah retak ketika mereka gak bisa merasa saling memahami saat kehilangan anak. Karena pola pikir yang berbeda antara pria dan wanita, Jungsun merasa rasa sedih suaminya gak sedalam dia ketika kehilangan anak. Padahal mungkin secara logika Sungjun, dibandingkan anaknya yang udah meninggal, lebih baik fokus peduli sama istrinya yang masih hidup.

Image

Penggambaran 4 kisah 4 wanita 4 pria

Lee Hyuna ini dari awal menjadi tersangka yang berpeluang menjadi selingkuhan Sungjun. Dia tipe independent woman, tangguh, dingin tapi sebenarnya rapuh. Tipe yang keliatan sulit buat didekati semua pria, tapi sebenarnya punya trauma masa lalu.

Image

Cha Ji Ho – Pria yang mepet ke Hyuna terus, tipe slengean yang keliatan playboy tapi dia pria yang menghargai perasaan perempuan.

Image

Song Mina ini tipe working mom yang mau ngejar karir dan promosi naik jabatan, tapi kesulitan karena rasanya berat ketika dia masih harus ngurusin rumah dan anaknya. Ada kalimat Song mina yang menyentuh banget “tentu saja menjadi ibu anak-anak berharga bagiku, tapi aku juga ingin punya kehidupan sebagai Song mina”

Image

Byung hoon – suami Song mina yang egois awalnya. Cuma peduli sama dirinya sendiri jadi pulang kerja malah nongki dulu sama temennya. Tapi akan ada perubahan yang signifikan dari byun hoon yang childdish ke byung hoon yang dewasa. Byunghoon berubah jadi suami perhatian dan pengertian ke istrinya. Sampai akhir, kita akan lihat karena rasa cintanya ke Mina, dia rela cuti mengurus anak dan mengesampingkan ego.

Image

On Yoo Ri ini tipe wanita yang dibenci sejagat raya karena tingkah innocentnya yang gak tau diri, menyalahkan kondisi dia yang menyedihkan supaya orang bersimpati. Silakan liat sendiri tokohnya seperti apa.

Image

Sungjun ini pria yang berselingkuh bukan karena niat selingkuh. Tapi karena emang mencapai titik tertinggi lelah dalam menjalani hubungan dengan istrinya dan menemukan pundak nyaman untuk bersandar.

Image

Na Jungsun tipe independent woman yang karirnya oke, dikagumi banyak orang termasuk anak buahnya sendiri. Bukan tipe wanita menye-menye yang rapuh. Tapi kita dikasih liat kalau sosok Jungsun ini wanita yang kuat sampai akhir. Meskipun ketika dia sendirian ada kondisi sangat rapuh dan butuh tempat untuk bersandar. Tipe yang sangat profesional karena meskipun marah sama suami, tetep kerja sama dikantor berjalan dengan baik.

Image

 

Sang woo ini tipe pria yang membuat siapapun penonton VIP langsung jatuh cinta. Karena sikapnya yang menghangatkan dan kalimatnya menenangkan. Sang Woo ini tipe pria yang perhatian dan pengertian banget. Tipe yang gak diminta untuk jadi shoulder to cry tapi menawarkan diri untuk selalu ada buat Jungsun. Meskipun gue ngeship Sang woo – Jungsun. Tapi rasanya emang gak semudah itu mengobati luka dengan datangnya orang baru kan?

Image

Sebenernya hubungan Jungsun dan Sungjun ini kayak 2 mata pisau yang bisa saling menyakiti. Makanya Sungjun memilih menyembunyikan rahasia dari Jungsun. Karena rahasia itulah dia terus berbohong ke jungsun. Akhirnya membuat tempat yang lebih nyaman sehingga dia gak perlu berbohong.

Batas Hubungan Pria dan Wanita

Salah satu teman Jungsun – Kang Ji young pernah bilang “jangan berpikir pria baik semuanya setia, seseorang bisa saja jujur tapi tetap berselingkuh”. Drama ini memberi kita pelajaran bawa memang seharusnya ada batasan baik ke lawan jenis. Mungkin batasan tersebut bisa seperti tidak kasih perhatian berlebih sehingga gak menghargai pasangan, lebih sering menghabiskan waktu dengan orang lain atau physical touch.

Perselingkuhan Sungjun ini bermula dari rasa empati, rasa kasihan dan akhirnya selalu ada buat ceweknya. Akhirnya Sungjun pun mendapatkan support system yang membuat dia nyaman. Kesalahan Sungjun adalah dia tipe yes man yang gak pernah bisa bilang engga, dan itu tergambar dari kalimatnya memberi harapan di mata perempuan dengan jawaban “liat nanti”. Rasanya kayak gabisa mengambil keputusan karena takut menyakiti hati orang lain. Intinya Sungjun emang terlalu baik dan gak enakan aja ya tipe people pleaser lah, akhirnya membuat dia terjebak sama keadaan “nyaman”. Meskipun kita tau bahwa pada akhirnya akan ada penyesalan di mata Sungjun. Karena jauh dilubuk hatinya yang paling dalam, Jungsun masih disana tapi dia tau kaca yang udah retak gabisa direkatkan kembali.

Image

 

Over all, VIP bagus banget menggambarkan 4 tipe wanita, 4 tipe pria dan 4 hubungan percintaan yang relate banget sama kehidupan sehari-hari. Intinya meskipun kita pernah menemukan pria trash macam Sungjun yang menyakiti hati kita. Bahkan membuat hati kita hancur berkeping tapi jangan pernah lupa bahwa masih banyak pria baik yang bakal memperlakukan kita dengan baik. Tentunya Tokoh Sungjun harus jadi pelajaran bagi pria atau wanita yang “people pleaser” dan susah bilang engga ke orang lain. Wanita itu terkadang lemah hatinya apalagi kalau dikasih perhatian berlebih, sehingga tugas pria adalah harus tegas. Untuk siapapun jangan pernah merebut sesuatu yang bukan milik kita, karena sesuatu hal yang seharusnya menjadi milik orang lain itu akan membuat kita terluka pada akhirnya.

Rate : 9.9/10 (Sang woo manis banget)