Review Drama Hi Bye Mama

0
165
Hi Bye Mama

Drama Hi Bye Mama bercerita mengenai seorang wanita bernama Cha Yuri yang diberikan kesempatan untuk kembali hidup menjadi manusia selama 49 hari setelah 5 tahun menjadi arwah. Cha Yuri meninggal karena kecelakaan dan ditabrak oleh kendaraan dalam keadaan mengandung Seo Woo, dalam keadaan kritis Ia meminta dokter untuk menyelamatkan anak dalam kandungannya. Selama 5 tahun, Yuri menjadi arwah yang selalu menemani Seo Woo. Yuri juga selalu menemani keluarga, Gang Hwa dan sahabatnya. Namun tanpa dia sadari, kenyataan 5 tahun menemani Seo Woo membuat anaknya bisa melihat Arwah dan membahayakan anaknya. Mampukah Yuri membantu Seo woo untuk tidak melihat arwah lagi?

Melodrama Manampar Kenyataan

Image

Dahulu, saat aku tak bisa memprediksi kematianku, aku terlalu sibuk dengan apa yang ku rasakan tanpa memikirkan sesuatu yang sebenarnya penting

Drama Hi Bye Mama penuh scene bawang dimana-mana, setiap episode penonton diajak menangis bareng karena kisah dan moral value yang disajikan menampar kenyataan. Drama ini memang menggambarkan after life, kehidupan dan kematian. Drama yang kasih pesan kalau orang terkasih gak selamanya ada bersama kita. Dramanya bikin kita menghargai masa kini. Ketika jatuh cinta sama orang, siapa yang bisa ngira waktu kebersamaan dengan orang yang kita sayang cuma sebentar? Mau nyalahin siapa kalau ternyata takdir?

Terlahir sebagai manusia, seiring berjalannya waktu, kita lupa bersyukur & tidak tahu berterima kasih. Manusia lebih memikirkan besok daripada hari ini. Banyak pikiran, selalu menghela napas & banyak penyesalan

Image

Drama ini juga mengajarkan bahwa hidup di dunia ya gak akan pernah mudah. Kalau gak ditinggalkan ya meninggalkan. Kesulitan dalam hidup,gagal berkarir,gapunya uang,masalah keluarga,masalah pertemanan. Semua itu hadir silih berganti karena pada dasarnya begitulah cara hidup di dunia. Bertahan dan melerakan.

Gambaran Kematian Dari Berbagai Sudut Pandang

Uniknya, drama Hi bye mama ini gambaran kematian dari sudut pandang yang berbeda. Ada yang meninggal karena kecelakaan, ada yang meninggal karena sakit & ada yang meninggal karena bunuh diri. Penonton diajak berkenala melihat kematian dari sudut pandang berbeda. Supaya sadar untuk berhenti menghakimi. Kematian memberikan rasa sakit luar biasa kepada keluarga & sahabat. Dramanya bikin kita menghargai masa kini. Gatau kan kapan bisa kehilangan orang terkasih. Makanya habiskan waktu sebaik-baiknya tanpa penyesalan bersama orang tercinta.

Image

Bahkan Hye jin – Arwah yang meninggal karena bunuh diri menyesali keputusan bunuh dirinya. Tapi nasi udah jadi bubur dia gabisa hidup lagi. Ketika Sang Bong bilang “kalau muak sama kerjaan kenapa ga resign?Kenapa malah bunuh diri?” Lalu dia bilang “dulu tak terpikirkan olehku” Depresi kalau udah menggerogoti jiwa bahaya, pikirannya dirasuki rasa putus asa, tenggelam dalam kesedihan dan ga ada niat melanjutkan hidup. Hye Jin kerja keras mengejar mimpinya, tapi ternyata gak ada satupun orang yang bisa menghargai dia sampai akhirnya dia tersesat di pikirannya sendiri. Terjebak di pikiran kelamnya. Bahwa ga ada harapan karena mimpinya dihancurkan orang lain. Hatinya hancur,jiwanya hancur. Hye jin berpikir kalau dia mendapatkan kerjaan yg dia suka maka dia bahagia. Dia berpikir kehidupan dia adalah ketika mimpinya jadi kenyataan. Tapi ternyata dibalik itu semua, orang lain juga bagian dari hidup kita. Ada mimpi seseorang dalam hidup kita.

Image

Melihat Kehidupan dan Kematian

Image

Segitu inginnya hidup tapi kematian depan mata, takdir karena sakit maupun kecelakaan. Segitu inginnya mati karena gak sanggup hidup tapi ternyata kematian bukanlah akhir. Pada dasarnya manusia punya kendali apa sih dalam penentuan hidup & mati?

Tapi drama ini juga menggambarkan sudut pandang orang yang meninggal. Apakah ketika meninggal dan jadi arwah akan ada rasa sakit hati ketika melihat pasangan kita memulai hidup baru dan bahagia dengan orang lain? Apakah orang yg udh meninggal ketika kita menemukan pengganti dia akan merasa cemburu dan sakit hati merasa terkhianati? Walaupun selama jadi arwah ada perasaan sakit hati,Tapi sebenernya hal yg lebih menyakitkan mungkin melihat orang tercinta masih gak terima keadaan, tenggelam dalam lautan kesedihan, dan sedih setiap detiknya meratapi nasib . Krna cinta mereka sudah berakhir setelah ajal menjemput. Walaupun ada rasa sedih tapi rasa khawatir yang paling besar ya

Hi Bye Mama ini mau menyampaikan pesan kalau ketika seseorang meninggal, dunia terus berjalan, kehidupan orang yang ditinggalkan sesakit apapun akan terus berjalan. Semua akan berubah tanpa kita didalamnya. Ibarat daun yang jatuh dari pohon dan mati. Pohon akan terus tumbuh tanpa menghiraukan daun yang jatuh dan mati. Pohon akan terus hidup, daun baru akan muncul diikuti bunga. Daun yang mati itu hanya sepenggal kisah yang pernah singgah dalam perjalanan hidup pohon.

Image

Tahapan Berduka

Hi Bye Mama menggambarkan kematian orang tercinta secara tiba-tiba dan bertahun tahun lamanya masih belum bisa merelakan. Stage of Grief Kubler Ross model pun digambarkan dalam drama ini. Ada yang menerima kenyataan, ada yang menghadapi kesedihan meski datang membanjiri, ada yang berusaha menghindar dari perpisahan yg menyedihkan untuk melindungi diri sendiri dari rasa sakit demi bisa bertahan hidup, ada yang traumatis. Perpisahan memang punya efek yg berbeda tiap orang. Tapi seberapun sakitnya, hancurnya dunia tetap berputar, life must go on katanya. Ingin hati melupakan kenangan pahit. Tapi nyatanya makin menggores

5 stage of grief kubler ross model: denial (penyangkalan), anger (marah), bargaining (menawar), depression (depresi), dan acceptance (penerimaan). Kematian Yuri memberikan trauma tersendiri ke berbagai orang. terutama Ibunya dan Gang Hwa beserta proses yg gak mudah selama 5 tahun. Merasa baik baik aja tapi trauma tak mudah hilang. Ibu dan suami Yuri bahkan setelah bertahun2 berlalu masih gabisa move on, masih terluka tapi tetep berpura pura baik baik saja

Image

Yang paling nyakitin sih traumanya Gang hwa. Rumah sakit ngasih SP, gabisa masuk ruang operasi, tiap masuk ruang operasi langsung muncul gejala sesak napas dan shaking. Tapi dia berusaha menyakinkan diri kalau dia gapapa, padahal Gang hwa yang paling gak baik2 aja. Mau dibilang itu takdir, tapi gang hwa ngerasa keputusannya waktu itu salah. Kalimat “what if” selalu terlontar setiap saat sampai akhirnya membuat dia trauma ruang operasi. Bahkan keputusan dokter menyelamatkan seo woo dibanding Yuri pun dianggap keputusan yang salah

Merelakan

Image

Aku tidak menyerah. Aku hanya mengakui bahwa hidupku sudah berakhir. Selama aku hidup, Aku tidak pernah menyayangi seseorang melebihi diriku sendiri. Tapi ada seseorang yang lebih berharga dari diriku sendiri, Anakku seo woo” – Yuri

Sampai ep 15 pun penonton dikasih harap lewat “what if”, seandainya Yuri ga pergi keluar mungkin dia masih hidup dan jadi ibu seo woo. Gang hwa jadi dokter bedah dan ayah yang hebat. Tapi itu semua hanya pengandaian kan? Manusia di dunia emang gak punya banyak pilihan. Mau tetep berduka dan terus terluka atau berusaha merelakan dan ikhlas? Karena mungkin dengan merelakan rasa sakitnya menghilang. Gang hwa, ibu Yuri & Hyun jung bahkan harus menjalani 5 tahun yg berat untuk melewati 5 stage of grief & sampai di acceptance. Kesempatan untuk Yuri ini emang hadir untuk menyembuhkan semua luka orang tercinta. Kesempatan untuk membuat mereka ikhlas dan belajar merelakan. Tapi gak ada penyesalan lagi jadi tiap kali mereka inget Yuri cuma ada rasa rindu & bahagia bukan tersakiti lagi

Image

Orang yang ditinggalkan emang seringkali menyesal dan merasa bersalah. “Seharusnya aku begini, harusnya ku begitu. banyak tanda-tandanya tapi kok ga sadar ya” Padahal gada yang bisa disalahin dari kematian kan ya nae gaseumi apaseo. huft

Terluka Kaktus Berduri

Image

Pasangan suami istri biasanya membangun rumah mereka sendiri menggunakan batu bata satu per satu. Sedangkan aku seperti sedang memperbaiki rumah yang sudah hancur di bom. Dan rumah itu masih punya sisa bekas pengeboman” Oh Min Jeong

Drama Hi bye mama ini kebagi 2 tim, Tim Yuri hidup kembali dan bahagia bersama Gang Hwa, Tim Min jeong – Gang Hwa yang tetap menjadi istri dan ibu Seo Woo. Kalau aku sih bawaanya pengen Yuri hidup bahagia. Tapi Min jeong juga harus hidup bahagia. Karena hidup 5 tahun, mencintai seseorang selama 5 tahun tapi selalu dibikin kesepian. Gang hwa punya luka dan gak mau dia bagi ke min jeong. Yang justru bikin minjeong terluka.

Image

Cho gang hwa yang ditinggal Yuri gabisa menahan diri untuk suka sama orang lain, tapi disatu sisi lukanya belom sembuh. Dia masih trauma ruang operasi,masih merasa bersalah sama Yuri. Kalau suka sama orang apalagi menjalin hubungan sama orang lain dia ngerasa ga mungkin banget. Kita akan melihat perkembangan karakter Gang Hwa di drama ini.

Bener katanya, kita harus selesai sama diri sendiri dulu,pulih dari luka dulu baru boleh buka hati. Jgn sampai pasangan kita kena imbas karena kita masih punya luka. Min jeong merasa posisinya cuma pengganti fisik tapi ga pernah dibiarin masuk ke ruang hati Gang hwa. Gang hwa masih bergelut dengan rasa bersalah kehilangan Yuri. Jadi wajar Min jeong awalnya mau minta cerai saking merasa kesepian. Gang hwa masih belum move on, akhirnya dia tersakiti sendiri. Dan Min jeong juga ikut sakit hati. Sedangkan semua orang malah minta maaf. Jadi seolah posisi Min jeong salah & emang ngambil tempat Yuri. Sedih liat min jeong. Hubungan Min jeong-Gang hwa ini saling mengasihi tapi saling mnjauhkan,min jeong sadar ada batas yg gabs dilewati. Ganghwa gamau menyesal. Katanya,sebelum menjalin hubungan dgn orang baru setelah mengalami patah hati segitu hebatnya. Sembuhin dulu hati kita. Jangan biarkan orang tersebut tersakiti karena luka kita yang belum sembuh. Bagaimana bisa membahagiakan orang lain klo kita sendiri belum bahagia?

Image

Bitter Sweet Ending

Ku kira dari awal seo woo ini jadi pilihan yan berat buat Yuri karena harus mnggantikan Yuri buat meninggal. Karena mungkin saat kecelakaan itu,bukan Yuri yang seharusnya meninggal. Tp ternyata writernim gamau menyakiti penonton kayak gt cukup dg Seo woo yg bisa melihat arwah. Sebenernya ku baru sadar maksud judul drama ini #HiByeMama karena subjeknya adalah seo woo. Yuri dateng tiba – tiba & memberikan kesempatan Seo woo dengan kasih perhatian & menghabiskan waktu bareng ibu kandungnya. Tapi kemudian akhirnya perpisahan yg memisahkan mereka. Dan akhirnya harapanku terwujud, Seo Woo sampai detik terakhir Yuri kata ibu terucap dari mulut Seo Woo.

“semua bisa hilang sewaktu waktu karena tidak sepenuhnya dibawah kendalimu,kamu mampu merasa tenang/bahagia tanpa itu”Image

Arti 49 days itu mungkin kesempatan & anugerah ya. Kesempatan untuk membuat Gang hwa, orang tua Yuri & hyun jeong untuk ikhlas dan belajar merelakan. Tapi gak ada penyesalan lagi jadi tiap kali mereka inget Yuri cuma ada rasa rindu & bahagia bukan tersakiti lagi.

Kalimat penutup, coba ajukan pertanyaan ini untuk diri sendiri

1. Sudahkah bahagiakan orang terkasih?

2. Apakah kamu bahagia?

Karena pada dasarnya diri kita ga sepenuhnya milik kita, ada rasa bahagia, bangga, harap orang lain didalamnya. Mungkin perginya diri kita justru menorehkan luka yg dalam bagi mereka kan?

Kayaknya jenis kematian & waktu kematian gak akan semudah itu diikhlaskan orang terkasih. Iya ga sih? Tetep ada rasa sakit, gak rela, kecewa dan depresi. Mungkin pada dasarnya manusia emang ingin punya kontrol atas dirinya & semua disekitarnya ya

Rate : 10/10